Rush Limbaugh Menyebut Barack Obama "Jackass"

Wednesday, October 6, 2010

Ejekan yang ditujukan kepada presiden Barack Obama atas programnya bukanlah sesuatu yang baru, tapi pada 5 Oktober 2010 kemarin, nada bicara Rush Limbaugh mungkin telah melanda telinga pendengar pada umumnya sebagai sesuatu yang sangat menghina. Tepatnya penghinaan terhadap presiden pada tingkat yang baru.

Rush Limbaugh adalah seorang penyiar radio terkenal menyebut Obama sebagai seorang “Jackass”, "buta huruf ekonomi" dan "idiot, di mana “kapitalisme adalah perhatian."

Hal-hal yang kasar datang selama monolog pada posisi presiden atas perbesaran pemotongan pajak untuk semua orang kecuali dua persen atas penerima upah.

Limbaugh mengatakan, Obama adalah seorang "bebal ekonomi" karena tidak memahami bagaimana "pajak meningkat" pada orang-orang kaya tidak akan merangsang pertumbuhan.

Limbaugh juga menunjukkan pernyataan-pernyataan Obama pada pertemuan dengan Dewan Penasehat Pemulihan Ekonomi-nya bahwa orang-orang itu akan "mengambil bola kita dan pulang ke rumah" jika pemotongan pajak mereka tidak diperbesar.
Limbaugh kemudian mengucapkan baris kalimat berikut secara langsung kepada presiden:

“Mr. Obama, our imam-child, they have already taken their trillion dollar ball home, and they’re sitting on it, you jackass.”


"Extend the tax cut to everybody, and you'll inspire confidence," 


"He's a jackass. He's an economic illiterate. He's an economic ignoramus.”


 “And that's being charitable”


Sumber info: abcnews.com

Benarkah Barack Obama segeblek itu? Benarkah Obama seorang buta huruf dan bebal ekonomi? Anda setuju dengan Rush Limbaugh?

Sebagai tambahan, Barack Obama pernah penyebut Kanye West sebagai Jackass karena merampas mikrofon dari Taylor Swift di MTV Video Music Awards tahun lalu.

2 komentar:

prawira said...

Berita yang menarik mas Imrooe......
Memang di negeri yang Demokrasinya paling maju seperti Amerika bukanlah hal yang aneh jika seseorang pejabat negara bahkan presiden dikritik dengan kata-kata seperti itu ( walaupun memang tidak sopan). Beda halnya jika di Indonesia. Mungkin sudah dituntut ke pengadilan tuh orang atas pencemaran nama baik ^_^

ImRoee said...

Memang kritiknya sangat pedas dan tidak sopan, tapi saya salut dengan keberaniannya menyalurkan aspiranya.

Kalau di indo, mungkin hari itu batu udah bersarang di rumahnya.