Mona Ramouni, Wanita Muslim Buta Menabung Selama Tiga Tahun untuk Membeli Kuda Sebagai Pemandunya karena Menganggap Anjing Itu Najis

Sunday, November 14, 2010

Mona Ramouni, Wanita Muslim Buta Menabung Selama Tiga Tahun untuk Membeli Kuda Sebagai Pemandunya karena Menganggap Anjing Itu Najis | IMROEE - Mona Ramouni, 28 tahun, seorang wanita Muslim buta yang tidak bisa memilih anjing sebagai penuntun hidupnya yang dipenuhi dengan kegelapan karena larangan keras orang tuanya bahwa agama Muslim tidak memperbolehkan seekor anjing di rumah, mengingat anjing adalah binatang yang najis.

Tapi kemudian Ramouni menemukan sebuah artikel website tentang kuda-kuda pemandu yang ukurannya lebih kecil dari pada kuda pada umumnya pada bulan April 2008. Tentunya kuda-kuda itu bukan untuk ditunggangi.

"Ini adalah sesuatu yang tidak pernah aku pikirkan untuk diriku," katanya.

Menuntun orang buta: Mona Ramouni telah membeli dan melatih kuda kecil yang bernama Cali ini untuk membimbing dirinya yang buta.
Mona Ramouni adalah seorang mahasiswi psikologi, yang bekerja di sebuah perusahaan pengesahan buku Braille, menabung selama tiga tahun untuk membeli kuda yang akan dilatih untuk bertugas sebagai pemandu kemanapun Ramouni pergi.

Sejak kadatangan Cali, kuda pemandu yang berumur tiga tahun itu ke Dearborn, Michigan, rumahnya tahun lalu, Ramouni telah melihat banyak perubahan dalam hidupnya.

Istirahat: Miss Ramouni memberi air minum kepada Cali
Ukuran Cali kira-kira tingginya 2 kaki 6 Inci dan telah diajari untuk berdiri bahkan sampai di dalam ruangan. Dia juga membantu Ramouni keluar dari kendaraan dan berjalan di antara kemurunan orang banyak.

Ramouni dengan bangga berkata: "Dia adalah kuda kecil yang mengagumkan. Apa yang aku inginkan adalah untuk bisa mengikuti jejaknya, tak satu pun dari kami akan bisa bepergian tanpa satu sama lain."

"Sebelum Cali ada, aku telah menyerah. Aku sampai pada titik di mana aku berpikir, 'Aku tidak akan menemukan apa-apa di luar hidupku'. Cali telah mengembalikan kepercayaan diriku, aku harus memikinya seperti seorang anak."

Lahir tiga bulan prematur, Miss Ramouni kehilangan kemampuan untuk melihat segera setelah lahir.

Namun tidak mudah bagi Ramouni untuk mempertahankan Cali tetap tinggal di rumahnya. Di antaranya, dia harus mendapatkan izin untuk membangun gudang besar di kebun keluarganya dan menemukan dokter hewan untuk memelihara kuda kecil berponi itu.

Miss Ramouni dan Cali menghadiri seminar di Michigan State University
Teman-teman Ramouni memperingatkan dia bahwa itu akan sulit untuk dilakukan.

Tapi Ramouni berkata: "Orang-orang sering berkata kepadaku, 'jangan, jangan lakukan itu,' dan aku semakin ingin melakukannya," katanya. "Aku harus menekankan dalam hidupku di mana aku pikir ... 'Mengapa aku harus puas dengan sesuatu yang kurang dari yang aku bisa punya?'

Cali membantu nyonya kebanggaannya menyeberang jalan. Miss Ramouni menghabiskan tiga tahun menabung untuk membeli kuda setinggi 2 kaki 6 Inci tersebut.
"Ada begitu banyak hambatan. Orang-orang berkata 'kamu tidak akan menemukan dokter hewan.' Aku menemukan mereka semua."

Dia juga menambahkan bahwa ia bahkan lebih bebas melakukan semuanya, Cali telah menunjukkan kepadanya bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Bersama Cali, semuanya jadi mungkin. (dailymail.co.uk)

Baca juga:
- Oh Tidak! Sekumpulan Kambing Memanjat Dinding Bendungan Curam

1 komentar:

tary-ssi said...

Subhanaullah, manusia dan binatang bisa hidup berdampingan dengan baik ya kalau kita memperlakukan binatang dengan cinta kasih.