Google Mengumumkan Perang Melawan Situs-situs Peternakan Konten (Content Farms)

Saturday, February 26, 2011

Google Mengumumkan Perang Melawan Situs-situs Peternakan Konten (Content Farms) | The IMROEE Post - Google telah mengumumkan perubahan besar algoritma mesin pencarinya yang mungkin tidak lagi dikenali oleh banyak pengguna, tapi satu yang perlu dicatat bahwa perubahan algoritma google ini secara dramatis meningkatkan kualitas hasil pencarian di Google.



Dengan langkah ini, Google menargetkan situs-situs peternakan konten (content farms) - sebutan umum untuk situs yang berkualitas rendah yang tujuan utamanya adalah untuk menarik lalu lintas pencarian dengan menumpuk konten yang tidak berguna, biasanya situs tersebut berisi sejumlah besar teks berkualitas rendah atau menyalin konten dari situs lain yang memiliki konten asli.

Google tidak menjelaskan secara detail bagaimana perubahan itu, yang memberikan dampak 11,8% dari query Google (saat ini hanya di AS, rencananya akan menjangkau tempat lain seiring dengan waktu), tetapi hal itu akan mempengaruhi peringkat banyak situs di hasil pencarian Google.



"Pembaruan ini dirancang untuk mengurangi peringkat untuk situs-situs berkualitas rendah - situs yang memberikan nilai tambah yang rendah bagi pengguna, menyalin konten dari website lain, atau situs-situs yang sangat tidak berguna. Pada saat yang sama, ini akan memberikan peringkat yang lebih baik untuk situs-situs yang berkualitas tinggi - situs yang berisi konten asli dan informasi seperti penelitian, laporan mendalam, analisis bijaksana dan sebagainya," Amit Singhal dan Matt Cutts menjelaskan dalam posting blog google.

Sementara itu, perubahan ini pasti akan membuat banyak pemilik website mengeluh bahwa tidak adil website mereka mendapat peringkat yang lebih rendah dari sebelumnya - dalam beberapa kasus mereka benar -  merupakan satu sambutan atas perubahan algoritma Google terebut.

Popularitas mesin pencari Google masih belum ada duanya, tapi sekarang ini Google telah diganggu oleh praktek-praktek SEO topi hitam (black hat SEO) dan peternakan konten (content farms) yang banyak dikeluhkan oleh pengguna dari waktu ke waktu. Jika Google berhasil mengakhiri situs-situs peternakan konten atau setidaknya secara signifikan mengurangi pengaruh mereka dalam hasil pencarian, maka akan menjadi langkah penting dalam mengembalikan kepercayaan jutaan pengguna. (mashable.com)

Dengan perubahan algoritma Google ini, Oh, tidak! The IMROEE Post bakalan ancur abiez....

5 komentar:

Berita Pilihanku said...

ganti strategi bro... kayak blog gua... wkwkwk

Sungkowoastro said...

Semoga perubahan yang mulai digerakkan oleh google menjadi alternatif yang terbaik bagi semua penyuka blog/web, Mas.

Salam kekerabatan.

Joko Sutarto said...

Bagi pengguna internet awam (non blogger) yang biasanya belum bisa membedakan mana duplicate content dan tidak maka perubahan algoritma ini setidaknya kabar gembira buat mereka, Mas Imroee. Karena saat ini semakin banyak situs yang isinya berupa auto content yang menyedot dari situs lain.

Yang paling menjengkelkan adalah situs auto content yang isinya hanya berupa link-link situs lain dari hasil pencarian Google yang kemudian ditaruh di situsnya saja. Ini yang paling menyebalkan

Clara Amoy said...

Sukses Tuk Mua Na yah!
:)
jgn lupa singgah t4 ku!
thanks!!

iam said...

Wah bagus google. Biar para duplikater (emgnya ada?) gak bisa berkutik :D