Terlalu Banyak Menonton Televisi (TV) Bisa Merusak Jantung

Wednesday, January 12, 2011

Menonton Televisi (TV) Bisa Terkena Resiko Serangan Jantung | IMROEE - Terlalu banyak menonton televisi atau bermain game komputer bisa merusak jantung anda sekalipun sering melakukan olahraga. Seperti itu para ilmuwan telah peringatkan berdasarkan hasil penelitian mereka.

Risiko terkena serangan jantung dan kematian dini kemungkinannya dua kali lipat bagi mereka menghabiskan lebih dari empat jam sehari terpaku di depan layar televisi atau komputer.
Penelitian mengungkapkan bahwa mereka yang menghabiskan waktu lebih dari empat jam menonton televisi, berselancar di internet, atau bermain game-game komputer, memiliki kemungkinan lebih dari dua kali lipat terkena kerusakan jantung.

Dr. Emmanuel Stamatakis dari University College London Departemen Epidemiologi dan Kesehatan Masyarakat mengatakan: "Orang yang menghabiskan waktu berlebihan di depan layar - terutama menonton TV - lebih mungkin meninggal dibandingkan penyebab lain dan masalah penyakit jantung terkait."

IMROEE | About Health
Air Mata Wanita Bisa Membuat Gairah Seksual Pria Menurun
Kecanduan Teknologi Mirip Kecanduan Rokok dan Narkoba
Cahaya Malam Bisa Menyebabkan Depresi
Takut Cacing (Scoleciphobia)
10 Fakta Menarik Seputar Ciuman
Implan Mata Bisa Membuat Orang Buta Melihat
Fakta Menarik: 10 Cara Meningkatkan Kemampuan Daya Ingat (Memori) Anda
Insomnia Mematikan Bagi Para Pria
Perokok Pasif Lebih Berbahaya Dari yang Pernah Anda Bayangkan
"Analisis kami menunjukkan bahwa dua jam atau lebih waktu di depan layar setiap hari dapat menempatkan seseorang pada risiko yang lebih besar terkena serangan jantung."

Penelitian ini adalah yang pertama untuk menguji hubungan antara waktu di depan televisi dengan serangan jantung akut dan tidak akut, dan mereka yang menghabiskan waktu lebih dari empat jam di depan televisi memiliki risiko terkena serangan jantung hingga 125 persen.

Risiko tersebut tidak dipengaruhi oleh faktor lain seperti merokok, hipertensi, BMI, kelas sosial, dan bahkan seberapa sering seseorang melakukan olahraga.

Dr. Stamatakis mengatakan: "Ini semua masalah kebiasaan. Banyak dari kita telah membiasakan diri pulang ke rumah, menyalakan TV dan duduk selama beberapa jam. Itu nyaman dan mudah dilakukan."

"Namun begitu sering melakukan kebiasaan itu buruk buat jantung dan kesehatan kita secara umum."

Studi ini menggunakan data dari 4.512 orang dewasa yang ikut dalam survei kesehatan rumah tangga di Skotlandia. Para responden diminta mengungkapkan seberapa sering mereka menonton televisi atau video, juga berada di depan komputer.

Hasil temuan yang dipublikasikan di Journal of American College of Cardiology ini juga berlaku untuk mereka yang bekerja dan duduk hingga berjam-jam di depan komputer terus menerus. (Telegraph.co.uk | Tempointeraktif.com)

2 komentar:

julicavero said...

klo begitu saya akan mengurangi nonton tv sob...

Kompetisi Web Kompas Muda & AQUA said...

wah... untung aku gak begitu suka lihat tv... hehe